1. Samsung
Samsung Group, merupakan salah satu perusahaan elektronik terbesar dunia.
Didirikan oleh Lee Byung-chull pada 1 Maret 1938 di Daegu, Korea. Samsung
(telekomunikasi) adalah salah satu dari lima unit divisi bisnis perusahaan
Samsung. Samsung sangat tenar dengan produksi andalannya Samsung Galaxy
(Smartphone) dan Samsung Galaxy Tab (Tablet).
Salah
satu dari 5 Vendor terbesar smartphone, Samsung dengan nama handset “Galaxy”
menurunkan smartphone dan tablet di semua kelas, baik high-end, mid-range dan
low-end serta masih memproduksi ponsel biasa sekedar SMS dan telepon. Samsung
Galaxy S4, S5, Galaxy Note 3 dan Galaxy Note 4 adalah jajaran smartphone
andalan Samsung tahun 2013 dan 2014.
2.. SONY
SONY adalah
perusahaan elektronik yang berpusat di Tokyo, Jepang. Sekarang, Sony merupakan
produsen elektronik terbesar di Jepang, dan salah satu perusahaan terbesar di
Dunia. Perusahaan ini didirikan oleh Masaru Ibuka dan Akio Morita. Berkantor
pusat di Minato, Tokyo, Jepang.
Era
2014 ini, dibawah kepemimpinan Kazuo Hirai (President and CEO), SONY beroperasi
di beberapa bidang; Semikonduktor, Video game, Media / Hiburan, hardware
komputer, peralatan Telekomunikasi termasuk smartphone dan tablet (divisi Sony
Mobile). Juga memberikan Jasa berupa; Jasa keuangan, asuransi, perbankan,
keuangan kredit Dan biro iklan. Pada kuarter pertama tahun 2012, Sony Mobile
merupakan perusahaan pembuat ponsel terbesar ke-sepuluh di dunia.
SONY
untuk handset, khususnya smartphone dan tablet menghadirkan produk andalan yang
dikenal dengan nama “Xperia” di semua kelas, baik high-end, mid-range dan
low-end serta masih memproduksi ponsel biasa sekedar SMS dan telepon. Xperia
Z1, Xperia Z2, Xperia Z3 adalah jajaran smartphone andalan SONY tahun 2013 dan
2014.
3.. Motorola
Motorola
adalah perusahaan industri Telekomunikasi. Motorola didirikan pada tahun 1928
oleh Ludwig van Beethoven and Johannes Brahms, bermarkas di 1303 East Algonquin
Road, Schaumburg, Illinois, Amerika Serikat. Perusahaan ini dibagi menjadi dua
perusahaan publik yang independen, Motorola Mobility dan Motorola Solutions
pada tanggal 4 Januari 2011. Motorola Solutions umumnya dianggap menjadi
penerus langsung ke Motorola, Inc.
Motorola
memproduksi komputer Tablet, ponsel, smartphone, Radio, sistem jaringan, Sistem
televisi kabel, Jaringan broadband nirkabel dan sistem RFID serta Infrastruktur
telepon seluler.
Pada
tanggal 29 Januari 2014, Google mengumumkan bahwa Lenovo berencana untuk
mengakuisisi bisnis smartphone Motorola Mobility.
Motorola
khusus memproduksi smartphone, menghadirkan produk andalan yang dikenal dengan
nama “Moto” di semua kelas, baik high-end, mid-range dan low-end serta masih
memproduksi ponsel biasa sekedar SMS dan telepon. Motorola Moto X 2013, dan
Motorola Moto X 2014 adalah smartphone andalan ditahun 2013 dan 2014. Sementara
Moto E dan Moto G ada dikelas Mid-range dan Low-end.
4. HTC
HTC
awalnya hanya memproduksi telepon pintar (smartphone) yang berbasis perangkat
lunak Windows Mobile, namun sejak 2009 mulai mengalihkan fokusnya ke sistem
operasi Android. HTC adalah perusahaan yang bergerak dibidang peralatan
industri Telekomunikasi, didirikan 1997, dengan markas Xindian District, New
Taipei City, Taiwan. Tokoh penting adalah Peter Chou, Cher Wang dan Fred Liu.
HTC khusus memproduksi Smartphone dan Tablet.
HTC
juga adalah anggota Open Handset Alliance, sekelompok produsen perangkat
telepon genggam dan operator seluler yang bertujuan memajukan platform
perangkat bergerak (mobile) Android.
HTC
untuk smartphone menghadirkan produk andalan yang dikenal dengan nama One dan
Desire, untuk semua kelas, baik high-end, mid-range dan low-end. Beberapa
andalan HTC diantaranya; HTC One M8, HTC One M7, HTC Desire 816, HTC Desire 820
dan lain-lain. Sementara HTC One 8 adalah produk flagship di kelas high-end.
5. Huawei
Huawei
Technologies Co. Ltd. adalah perusahaan untuk peralatan industri Telekomunikasi
dan peralatan jaringan. Didirikan 1987 oleh Ren Zhengfei bermarkas di Shenzhen,
Cina. Huawei memproduksi produk Mobile, jaringan fixed broadband, konsultan
servis, teknologi multimedia, smartphone dan tablet komputer.
Salah
satu dari 5 vendor smartphone terbesar, Huawei untuk smartphone dan tablet
menghadirkan produk andalan yang dikenal dengan nama Ascend, Honor dan
MediaPad. Produk andalan untuk 2014 dari Huawei adalah; Ascend P7, Ascend Mate
7, Honor Tablet, MediaPad 10 dan lain-lain.
6. LG
LG
Electronics adalah perusahaan multinasional dari Korea Selatan. Merupakan
perusahaan top 3 besar dalam bidang perangkat elektronika dan bidang pembuatan
perangkat elektronika. Perusahaan ini berkantor pusat di LG Twin Towers di
Yoido, Seoul. LG Electronics merupakan ikon dari LG Group. LG Electronics juga
memiliki perusahaan Zenith Electronics dan mengontrol LG Displays, sebuah
perusahaan gabungan dengan Philips Electronics.
LG yang
identik dengan perusahaan TV, kulkas, dan perangkat elektronik rumah, kini LG
mulai menjadi hebat di smartphone dan merupakan Salah satu dari 5 vendor
smartphone terbesar. Produk andalan LG untuk tahun 2014 adalah LG G3 untuk
kelas high-end penerus dari LG G2. Sementara lainnya bercokol model lain untuk
Mid-range dan Low-end yaitu LG G Pro 2, LG G2 Mini, LG L60, LG G Vista dan
untuk tablet ada LG G Pad 7 dan G Pad 8.
7. Lenovo
Lenovo
Group Limited, sebelumnya dikenal dengan nama Legend Group, adalah produsen PC
terbesar di Republik Rakyat Tiongkok. Pada 2004, Lenovo adalah produsen PC
terbesar kedelapan di dunia. Dan tahun 2013/2014 perusahaan ini menjadi monster
Asia dan bahkan dunia untuk Divisi mobile computing.
Lenovo
menjual produk berupa; server, ultrabook, laptop, smartphone dan tablet. Selain
itu, Lenovo juga menyediakan integrasi teknologi informasi dan jasa dukungan
kepadanya.
Pada
Desember 2004, Lenovo mengumumkan keinginannya untuk mengambil alih divisi PC
IBM, dan 1 Mei 2005, Lenovo dengan resmi mengambil alih divisi PC IBM tersebut.
Kini
Lenovo juga mulai menggelontorkan smartphone dan tablet guna menjadi yang
terbaik dan bahkan kuartal 2 tahun 2014 merupakan Salah satu dari 5 vendor
smartphone terbesar, dengan handset andalannya; Lenovo Vibe X2, Z2 dan Z2 Pro
untuk smartphone dan Lenovo Yoga Tablet 2, Lenovo Tab S8 untuk persaingan
tablet.
8. ASUS
Ditulis
dengan gaya huruf kapital ASUS, Asustek Computer Inc. adalah sebuah perusahaan
berbasis di Taiwan yang memproduksi komponen dan perangkat komputer seperti
motherboard (pesaingnya MSI dan Gigabyte), kartu grafis, dan notebook. Asus
belakangan ini mulai memproduksi smartphone, tablet dan Monitor LCD.
ASUS
untuk handset baik smartphone maupun tablet mengeluarkan produk andalan di
kelas low-end, mid-range dan hig-end seperti pada smartphone; ASUS Zenfone 4,5,
dan 6 lalu Padfone X, S, dan produk tablet seperti Memo Pad 7,8 dan Transformer
Pad, serta FonePad 7 dan 8.
9. Oppo
OPPO
Electronics Corp. adalah produsen elektronik yang berbasis di Dongguan,
Guangdong, Cina. Produk utamanya termasuk MP3 player, pemutar Media portabel,
LCD-TV, eBook, pemutar DVD/Cakram Blu-ray dan smartphone. Didirikan pada tahun
2004, perusahaan ini telah terdaftar dengan nama merek Oppo di belahan dunia
dan terkenal dari seri pertamanya, yaitu Oppo Find 5.
Beberapa
produk andalan Oppo pada tahun 2014 ini adalah Oppo Find 7 dan 7a, Oppo N1,
Oppo Neo dan Oppo R1S.
10. Xiaomi
Xiaomi
Inc. adalah sebuah perusahaan yang dimiliki pribadi untuk men-desain,
mengembangkan, dan menjual ponsel pintar. Juga untuk membuat aplikasi, dan
perangkat elektronik konsumer lain. Semenjak merilis ponsel pintar pertamanya
pada Agustus 2011, Xiaomi telah mendapatkan pasar di daratan China. Xiaomi
sering dikaitkan dengan strategi pemasaran Apple, sehingga Xiaomi sering
disebut sebagai Apple-nya China.
Pada
Agustus 2013, Hugo Barra yang merupakan mantan wakil presiden bagian
pengembangan produk platform Android, telah bergabung dengan perusahaan Xiaomi
sebagai wakil presiden dari Xiaomi Global.
Produk
Xiaomi sedikit membingungkan untuk kelas Low-end, Mid-range dan High-end,
karena disisi hardware smartphone ini masuk pada kelas high-end dan Mid-range
sedangkan mereka menawarkan harga yang jauh lebih murah dari kompetitornya.
Seperti pada Xiaomi Mi3, Mi4, Redmi Note dan paling ramai dibicarakan kuartal
ketiga 2014 yaitu Xiaomi Redmi 1S.
Saya pribadi sebenarnya enggan memasukkan merek ponsel ini
dijajaran yang sama dengan nama-nama seperti HTC, SONY, Apple dan Samsung.
Mengingat harga chipset, kamera tertanam dan desain itu mahal, belum lagi biaya
gaji karyawan dan lain sebagainya, saya menjadi heran dengan datangnya
smartphone yang hadir lebih murah dari yang diperkirakan. Coba lihat: 3 Juta biaya produksi untuk iPhone 6.
Ada unsur keraguan tentang kualitas komponen yang tertanam pada
ponsel Xiaomi. Namun saya ikutkan sebagai alternatif ketika ingin membeli
smartphone di kelas Low-end dengan
spesifikasi Mid-range. Sampai nanti suatu saat saya bisa yakin
memasukkan merek Xiaomi ke jajaran kelas Mid-range dan High-End. Wait
and See di
ashimima.com
Pun
begitu, mungkin ini strategi marketing dari Xiaomi untuk menjadi terkenal dulu,
dan memperoleh fans setia, baru secara perlahan nantinya menyesuaikan harga.
Update:
14 Vendor Smartphone, dengan mulai bangunnya muka lama yaitu ZTE asal Cina.
11. ZTE
ZTE
adalah perusahaan pemasok global bagi perangkat telekomunikasi dan solusi
jaringan telekomunikasi. Perusahaan bermarkas di Shenzen, Republik Rakyat
Tiongkok. ZTE didirikan pada tahun 1985 dan kini merupakan salah satu
perusahaan telekomunikasi terbesar di China. ZTE mulai menjadi merek dunia,
ketika hadir di Amerika Serikat sejak 1998, dengan kantor pusat di Dallas,
Texas.
Untuk
Smartphone, ZTE merupakan alternatif kelas mid-range dan low-end. Salah satu
yang menjadi andalan adalah ZTE Nubia Z5S mini untuk mid-range dan ZTE Blade L
untuk Low-end.
12.coolpad
Ini adalah pesaing baru lainnya yang juga
mengalahkan penjualan Apple di China. Menurut Gartner, Coolpad adalah merek
smartphone dengan penjualan terbesar ketiga di China berkat variasi produknya
yang banyak dan murah, dengan banyak sekali versi khusus dibuat untuk tiga
perusahaan telekomunikasi China. Mereka tidak akan memenangkan penghargaan
desain dan tidak akan mengejutkan Anda, tapi hanya 13 persen orang China yang
mau membeli smartphone dengan harga di atas Rp 3,7 juta (dan secara psikologis
harga yang tinggi mempengaruhi niat membeli) sehingga pasar menengah ke bawah
sangat luas. Coolpad telah menjadi produsen perangkat resmi untuk beberapa
perusahaan telekomunikasi di seluruh dunia (memproduksi barang seperti MetroPCS
Quatrro 4G phone untuk T-Mobile di Amerika), dan sampai sekarang masih
melanjutkan model bisnis tersebut. Tapi Coolpad ingin mendirikan mereknya
sendiri ke luar negeri, dan menargetkan Asia Tenggara sebagai langkah awalnya.
Smartphone flagship: Coolpad Halo mempunyai layar HD berkualitas 1080p dengan
ukuran 7 inci, prosesor Socta-core MediaTek MT6592 1,7GHz; RAM 2GB; kamera
belakang berkualitas 13MP dan 5MP untuk kamera depan; Android 4.2; dijual
seharga USD 320 atau sekitar Rp 3,83 juta (model 8GB).
13.oneplus
OnePlus, produsen handphone revolusioner
terbaru asal China, mulai memasuki ranah ini pada Mei 2014. Terinspirasi oleh
Xiaomi, OnePlus hanya menjual secara online, dan memiliki hardware kuat dengan
harga yang terjangkau. Tidak seperti Xiaomi, OnePlus dijual secara global sejak
hari pertama. Tentu, OnePlus mendapatkan ketertarikan yang lebih baik di luar
China daripada di negaranya sendiri, berkat penggunaan OS CyanogenMod,
konfigurasi Android yang sangat mirip dengan Android pure. Perangkat ini juga
akan mendapatkan update Android yang sangat tepat waktu – mungkin lebih cepat
daripada merek lain di daftar ini. Smartphone flagship: OnePlus One mempunyai
layar HD berkualitas 1080p dengan ukuran 5 inci, prosesor Snapdragon 801
2,5GHz; kamera belakang berkualitas 13MP dan 5MP untuk kamera depan; Android
4.4; dijual seharga USD 299 atau sekitar Rp 3,5 juta (model 16GB) dan
USD 349 atau sekitar Rp 4,18 juta (model
64GB). Baca review OnePlus One kami.
14.micromax
Dari seluruh daftar produsen smartphone yang
kami buat, Micromax adalah yang paling ingin mengalahkan Samsung. 44 juta
smartphone baru dikirimkan di India pada tahun 2013 – 38 persen di antaranya
dari Samsung, dan 16 persen dari Micromax. Seperti kebanyakan merek-merek Asia
(meskipun bukan dari China), Micromax juga membuat tablet dan feature phone.
Tahun lalu, Micromax berekspansi ke luar negeri dengan meluncurkan produknya di
Rusia dan Rumania, dua pasar berkembang yang menginginkan smartphone yang lebih
terjangkau. Smartphone flagship: Micromax Canvas Nitro A310 mempunyai layar HD
berkualitas 720p dengan ukuran 5 inci; prosesor octa-core MediaTek MT6592
1,7GHz; RAM 2GB; kamera belakang 13MP dan 5MP untuk kamera depan; Android 4.4;
dijual seharga USD 215 atau sekitar Rp 2,57 juta (model 8GB).
15. Karbonn Karbonn
mengirimkan 10 persen total smartphone yang
dikirimkan di India pada tahun 2013. Karbonn sedikit lebih kecil dibanding
Micromax, tapi keduanya sama-sama tumbuh dengan kuat. Smartphone flagship:
Karbonn Titanium Octane Plus mempunyai layar HD berkualitas 1080p dengan ukuran
5 inci; prosesor octa-core MediaTek 1,7GHz; kamera belakang 13MP dan kamera
depan 8MP; Android 4.4; dijual seharga USD 240 atau sekitar Rp 2,87 juta.
16.
Xolo
Meski
lebih kecil daripada dua pesaing senegaranya, Xolo juga tertarik untuk
menguasai sebagian pasar smartphone kelas menengah ke bawah. Xolo tampaknya
merupakan merek handphone India pertama yang menjual handphone 4G di negara
tersebut. Smartphone flagship: Xolo 8X-1000 mempunyai layar HD berkualitas
1080p dengan ukuran 5 inci; prosesor octa-core MediaTek MT6592T 2GHz; kamera
belakang 13MP dan kamera depan 5MP; Android 4.4; dijual seharga USD 330 atau
sekitar Rp 3,95 juta.
17. Smartfren
Smartfren merupakan perusahaan penjual
smartphone paling berbeda diantara yang lainnya di daftar ini, karena juga
merupakan perusahaan telekomunikasi mobile. Smartfren memiliki 12,5 juta
pelanggan, dan mendorong pelanggan Indonesia untuk beralih ke Android dengan
harga smartphonenya yang bersaing. Baca juga: Inilah harga dan perbedaan
Smartfren Andromax C2, G2, i3, dan i3s dibandingkan pendahulunya Menurut
pengalaman kami, komponen yang murah pada Smartfren bisa menyebabkan laggy dan
user experience yang di bawah rata-rata, namun harga beberapa smartphone merek
ini memang murah yakni di bawah USD 200 atau di bawah Rp 2 jutaan. Meskipun
demikian, smartphone termurah Xiaomi Redmi 1S dengan harga Rp 1,5 juta memiliki
spesifikasi yang jauh lebih kuat dan tidak merasa laggy, sehingga Smartfren
(dan banyak merek lain di daftar ini) harus meningkatkan kualitas smartphone
mereka jika ingin bersaing di ranah smartphone harga di bawah Rp 2 jutaan.
Smartphone flagship: Smartfren Andromax Z mempunyai layar dengan resolusi HD
720p dengan ukuran 5,5 inci; prosesor quad-core MediaTek 1,5GHz; RAM 1GB;
kamera belakang 8MP dan 2MP untuk kamera depan; Android 4.2; dijual seharga Rp
2,93 juta. himax Baca juga: Smartfren Andromax U3 dan Andromax V2 tidak jauh
berbeda dari kakaknya – review
18.
Evercoss
Walaupun memiliki desain handphone yang
cenderung buruk, Evercoss tetaplah merupakan salah satu pemain besar di ranah
handphone lokal Indonesia. Mereka mengganti nama brand dari Cross menjadi
Evercoss dan menargetkan untuk mulai berekspansi ke pasar baru setelah
pembangunan pabriknya – dengan nilai investasi Rp 1 triliun – selesai. Evercoss
mengklaim bahwa mereka berhasil menjual 1,5 juta handphone tiap bulannya di
tahun 2013. Perusahaan ini menargetkan untuk menggenjot jumlah penjualan mereka
hingga 2 juta unit per bulannya. Smartphone flagship: Evercoss Elevate Y2
mempunyai layar HD berkualitas 720p dengan ukuran 5 inci; prosesor octa-core
MediaTek MT6592 1,7GHz; RAM 21B; kamera belakang 13MP dan 5MP untuk kamera
depan; Android 4.2; dijual seharga Rp 2,3 juta. Baca juga: Bagaimana Evercoss
menjadi produsen handphone terbesar di Indonesia
19. Mito
Mito menjual tablet, feature phone, dan
smartphone. Meski berasal dari Indonesia, perusahaan ini juga beroperasi di
India. 80 persen penjualannya adalah dari pasar bawah, yaitu perangkat feature
phone. Baca juga: Inilah harga dan perbedaan 3 handphone Mito Fantasy 2,
bersaing dengan Smartfren Andromax Perusahaan ini menjual dua hingga tiga juta
unit di tahun 2013, jadi Mito tidak akan menjual banyak smartphone, tapi masih
layak untuk diperhatikan karena tingkat penjualan smartphonenya meningkat.
Smartphone flagship: Mito Fantasy A95 mempunyai layar HD berkualitas 720p
dengan ukuran 5 inci; prosesor quad-coreMediaTek MT6589 1,2GHz; kamera belakang
8MP dan 1,3MP untuk kamera depan; Android 4.2; dijual seharga USD 153 atau
sekitar Rp 1,83 juta.
20.
HiMax
HiMax mungkin telah belajar sesuatu dari
merek seperti Oppo dan Xiaomi untuk membuat ponsel lebih kuat dari pesaing
senegaranya seperti Smartfren dan Cyrus. Tidak hanya spesifikasi yang kuat,
Himax menawarkan harga lebih rendah dari merek smartphone lokal lainnya dan
juga mempunyai software yang lebih bagus. Smartphone flagship: HiMax Polymer S
mempunyai layar dengan resolusi HD 720p dengan ukuran 5 inci; prosesor MediaTek
MT6592 1,7GHz; RAM 2GB; kamera belakang 13MP dan 5MP untuk kamera depan;
Android 4.4; dijual seharga USD 170 atau sekitar Rp 2,03 juta (model 8GB).
21.
Ninetology
Dengan lebih mengedepankan gaya dan desain
daripada produsen manapun di daftar ini, Ninetology Malaysia mengklaim dirinya
sebagai produsen terbesar kedua di Malaysia (di belakang Samsung, tentunya).
Tahun lalu, perusahaan Malaysia ini masuk ke Indonesia. Smartphone flagship:
Ninetology Z1T mempunyai layar HD berkualitas 720p dengan ukuran 5 inci;
prosesor quad-core Snapdragon 400 1,2GHz; RAM 1GB; kamera belakang 13MP dan
1,6MP untuk kamera depan; Android 4.3; dijual seharga USD 315 atau sekitar Rp
3,77 juta.
22. I-Mobile
Seperti Mito di daftar ini, I-Mobile asal
Thailand perlahan bertransisi dari peniru feature phone perusahaan lain ke
pembuat perangkat Androidnya sendiri. Handphone IQ terbarunya tahun ini dikemas
dengan kamera berkualitas sangat bagus dan dijual dengan harga kurang dari Rp
3,3 juta, yang merupakan ide bagus bagi negara yang tergila-gila pada
Instagram. Smartphone flagship: I-Mobile IQ X KEN mempunyai layar HD
berkualitas 1080p dengan ukuran 5 inci; prosesor Snapdragon 800 2,2GHz; RAM
2GB; kamera belakang 13MP dan 1,3MP untuk kamera depan; Android 4.2; dijual
seharga USD 528 atau sekitar Rp 6,32 juta.
23. Q Mobile
Q Mobile adalah produsen smartphone lokal
terbesar di Pakistan. Perusahaan ini membuat feature phone, smartphone, dan
tablet. Q Mobile didirikan pada tahun 2009 – sehingga tidak mengalami kesulitan
beralih dari membuat handphone dasar seperti beberapa merek lain di daftar ini.
Saat ini, Q Mobile memiliki 43 model smartphone yang terdaftar di website-nya.
Smartphone flagship: Q Mobile Noir Quatro Z4 mempunyai layar HD berkualitas
1080p dengan ukuran 5 inci; prosesor 1,5GHz (merek CPU tidak disebutkan); kamera
belakang 13MP dan kamera depan 5MP; Android 4.2; dijual seharga USD 290 atau
sekitar Rp 3,47 juta.
24.
Cherry Mobile
Filipina memiliki pertumbuhan pasar smartphone
yang lebih cepat dibanding negara-negara seperti Indonesia dan Vietnam. Ini menjadikannya
negara yang layak untuk diperhatikan. Cherry Ponsel beberapa waktu yang lalu
mengungkapkan memiliki 84 model handphone – ya, delapan puluh empat – yang akan
diluncurkan secara bertahap selama pemasarannya. Perusahaan ini juga membuat
tablet dan feature phone. Perangkat Cherry Mobile semua dibuat di China atau
India. Merek ini juga dijual di Thailand. Smartphone flagship: Cherry Mobile
Cosmos Z2 mempunyai layar HD berkualitas 1080p dengan ukuran 5 inci; prosesor
MediaTek MT6592 1,7GHz; RAM 1GB; kamera belakang 18MP dan 8MP untuk kamera
depan; Android 4.2; dijual seharga USD 300 atau sekitar Rp 3,59 juta (model
16GB).
25. Starmobile
Starmobile sedang berjuang menyaingi Cherry
Mobile dengan handphone yang lebih besar yang umumnya memiliki spesifikasi yang
lebih kuat dengan harga lebih murah. Seperti merek-merek lokal Asia pada
umumnya, Starmobile juga membuat handphone dan tablet. Cherry Mobile dan
Starmobile dibuntuti secara ketat oleh dua rival lokal, MyPhone dan Torque.
Sulit untuk mengatakan perusahaan mana dari empat tersebut yang menjual lebih
banyak smartphone saat ini, tapi survei terbaru menunjukkan Cherry Mobile
adalah produsen handphone lokal terbesar di negara ini. Smartphone flagship:
Smartmobile Octa mempunyai layar HD berkualitas 1080p dengan ukuran 5 inci;
prosesor MediaTek MT6592 1,7GHz; RAM 2GB; kamera belakang 18MP dan 8MP untuk
kamera depan; Android 4.2; dijual seharga USD 320 atau sekitar Rp 3,83 juta
(model 16GB). Disamping para pesaing tersebut, Samsung masih punya banyak hal
untuk dikhawatirkan. Daftar ini masih jauh dari lengkap, dan masih banyak
pembuat smartphone di seluruh Asia. Juga, jangan melupakan pesaing utama di
pasar Android. Pesaing terberat Samsung di China sebenarnya adalah Lenovo. Dan
masih banyak lagi merek mapan yang juga tertarik menjadi pilihan utama untuk
smartphone Android – seperti LG, Huawei, HTC, Motorola. Yang mana di antara 16
perusahaan dalam daftar ini yang memberikan ancaman terbesar? Tuliskan komentar
Anda. (Update 1, April 2014: Artikel ini diterbitkan pertama kali pada Oktober
2013 dengan jumlah 13 smartphone. Artikel ini diperbarui dengan total 16
smartphone. Kami menambahkan Q Mobile, Cherry Mobile, dan Starmobile dalam
daftar; Update 2, September 2014: Kami menghilangkan FPT dan Cyrus dalam daftar
ini dan menggantinya dengan OnePlus dan HiMax.)
Baca
juga: Inilah 16 produsen smartphone Asia baru yang ingin menghancurkan Samsung
dan Apple http://id.techinasia.com/inilah-13-produsen-smartphone-asia-baru-yang-ingin-menghancurkan-samsung-dan-apple/